Friday, March 6, 2015

Merawat dan Menyetel Rantai Sepeda Motor

   
  Usahakan setiap kali akan beraktivitas dengan menggunakan sepeda motor terlebih dahulu mengecek kondisi rantai.Karena rantai merupakan bagian terpenting dari kendaraan yang berfungsi menyalurkan putaran mesin ke roda sepeda motor dengan putaran yang sangat tinggi dan kecepatan yang tinggi pula dan biasanya menjadi panas berlebih akibat dari gesekan antara rantai dan gigi – gigi maka perlunya memberi pelumasan pada rantai yang sudah berkarat atau kering agar mengurangi gesekan dan panas akibet gesekan tersebut.Cek juga apakah masih baik atau tidak, selain melakukan pelumasan rantai secara rutin dengan oli untuk mencegah hal tesebut fungsi lain dari oli yaitu untuk mengendarai keausan pada rantai akibat dari kecepatan tinggi yang dihasilkan dari putaran rantai,karena hal ini juga bisa berakibat fatal karena bisa saja rantai menjadi putus maka untuk meghindari  terjadiny hal - hal tersebut kita harus sering mengeceknya.

 Selain itu kita perlu melakukan penyetelan pada ratai tersebut,adapun caranya sebagai berikut :

1. Kendorkan baut pengikat as pada sisi sebelah kanan dan kiri roda tersebut dengan mengunakan kunci sesuai ukuran baut tersebut ada yang memakai kunci pas ukuran 17mm dan 19 mm untuk YAMAHA dan HONDA tetapi ada yang lain sesui merek kendaraan tersebut.
2.Lakukan pemutar pada roda lalu cari posisi rantai yang paling kencang dan diposisi itu setel ukuran kekencangkan pada rantai dengan memutar baut penyetel ratai disisi samping kanan dan kiri biasanya terdapat disebelah belakang yang terhubung langsung dengan as adapun untuk ukuran kunci pasnya yaitu10 mm - 12 mm penyetelan dilakukan sampai kelendutan atau kekendoran ratai maksimal atau standar.
3.Setelah itu cek kemiringan dan lakukan pemutaran roda apakah posisi roda ban belakang sudah pas center atau tepat ditengah - tengah dan tidak oleng agar sewaktu dijalankan juga tidak terjadi akan tetapi selip jika kondisi sepeda masih baru penempatan posisi as cukup mengecek posisi titik disebelah kiri dan kanan rantai kemudian samakan.Atau yang berupa garis – garis jarak posisi ketepatan as.
4.Terakhir jika semua sudah pas kemudian kencangkan kembali baut as sampai maksimal dan lakukan pemutaran ulang pada roda untuk mengecek apakah  putaran stabil yang menadakan setelan tersebut sudah tepat.

SELAMAT MENCOBA DAN SEMOGA BERMANFAAT



cara kerja motor 2 tak dan motor 4 tak

A.Motor 2 Tak :

        Dalam satu siklus kerja dibutuhkan 2 kali gerakan piston/seker dari TMA ke TMB (Titik Mati Atas dan   Titik Mati Bawah)

Cara kerjanya piston bergerak dari TMA ke TMB dan menekan ruang bilas melewati lubang buang dan gas sisa pembakaran terbuang sesaat setelah itu melewati lubang pengisian bahan bakar dan udara dimana bahan bakar dan udara tersebut masuk kesilinder akibat dari tekanan piston diruang bilas yang meningkat.kemudian piston bergerak dari TMB ke TMA dan sesaat sebelum piston sampai di TMA terjadi pembakaran dari busi.

B.Motor 4 Tak :

       Dalam satu siklus kerja dibutuhkan 4 kali gerakan piston/seker yaitu langkah,:: (Hisap,Kompresi,Usaha,Buang).

Hisap : piston bergerak dari TMA ke TMB dengan klep in membuka dan bensin masuk ke silinder.
Kompresi : piston kembali bergerak dari TMB ke TMA klep tertutup dan sesampai di TMA terjadi  pembakaran dari percikan api dari busi.
Usaha: piston bergerak dari TMA ke TMB akibat pembakaran yang menekan piston bergerak ke bawah.
Buang : piston bergerak dari TMB ke TMA dengan klep out terbuka untuk membuang asap sisa pembakaran.